Hadirnya aplikasi ini ditujukan untuk melakukan digitalisasi dalam pengajuan kredit mikro produktif untuk para nasabahnya serta untuk mendukung pelaku usaha agar kembali aktif keluar dari tekanan dampak pandemi Covid-19.
Baca juga : Axioo Gratiskan Langganan Layanan Kipin School 4.0 Selama Setahun Untuk Keperluan Belajar di Rumah
Sehingga proses pengajuan kredit dapat dilakukan tanpa ribet. Melalui aplikasi Mandiri Pintar ini tenaga pemasaran beserta nasabah kredit mikro mendapatkan berbagai kemudahan dalam pembiayaan
Disisi lain, melalui aplikasi Mandiri Pintar ini performa kredit yang disalurkan bagi para pelaku usaha di segmen mikro tentunya semakin meningkat.
Salah seorang MKS (Mandiri Kredit Sales yang bertugas di Pasar Cipete Jakarta, Alfian, mengatakan bahwa aplikasi ini memberikan banyak keuntung. Baik itu dari sisi karyawan Bank Mandiri yang bertugas meningkatkan jumlah penyaluran kredit dan bagi nasabah penerima kredit.
“Sebelum ada Mandiri Pintar, proses yang harus dilakukan oleh MKS adalah mencari nasabah mulai dari menyebar brosur, memberikan penjelasan jenis kredit yang bisa diperoleh nasabah, wawancara, melihat kelayakan usaha, BI checking dan jaminan usaha apa,” kata Alfian.
Alfian juga menerangkan bahwa pencairan kredit hingga approval paling cepat 1 minggu hari kerja apabila semua syaratnya telah lengkap. Syarat - syarat administrasi yang diantaranya adalah fokotopi KTP (Apabila pasangan suami-istri maka butuh fotokopi keduanya), fotokopi Kartu Keluarga, NPWP, fotokopi jaminan, dan fotokopi buku nikah. Untuk kegiatan tatap muka antara nasabah dengan sales sendiri hanya dilakukan saat akan dilakukan tandatangan akad kredit.
Sumber gambar sampul : Tribun Kaltim